Tes Golongan Darah di PMI Surabaya


posted by Redblack Ophie on , , , ,

1 comment

Sampai usia 22, aku belum tahu golongan darahku apa. Soalnya belum pernah tes golongan darah, apalagi donor darah. Gak yakin kalau mau donor darah, pasti ditolak, soalnya badan ini kurang berisi alias kurus. wakakakaak. 

Hari ini aku tes golongan darah sama salah satu temanku. Dianya ngajak karena penasaran sama golongan darahnya, ya aku juga sih penasaran. Yah gimana ya sekarang lagi musimnya artikel atau bacaan tentang karakter kita berdasarkan goldar ini. Aku sih yakin kalau aku goldar O, gimana lagi kan ortu dua-duanya goldar O. Kalau aku bukan O, terus aku anak siapa? hahaa. Selain itu waktu baca-baca juga goldar O kurang lebih karakternya kayak aku, yang kalau ngerjain tugas suka pada jam-jam terakhir. wkwk

Kita sudah pernah ke puskesmas area kampus sih dulu untuk tes goldar, tapi kesiangan, uda tutup. Katanya kalau mau tes goldar kudu pagi-pagi, jam 8an gitu. Jadi gak jadi deh. Untuk yang hari ini tadi, pilihan kita tertuju pada salah satu gedung PMI di Surabaya. Kita memilih disana karena sudah tentu yang diurus pasti masalah darah-darahan. haha. Selain itu temanku tadi juga mau sekalian donor darah. Aku nggak dulu deh, mau gemukin badan dulu. hehe

Sampai disana, karena cuma aku yang mau tes darah, jadi cuma aku yang mendaftar di loket administrasi dan membayar biayanya yang sangat terjangkau. Setelah itu disuruh cari ruang apa gitu, lupa. Tempatnya di lantai 2. Namun sebelum kesana kita mampir dulu di loket donor darah. Jadinya temanku tadi mendaftar dengan mengisi fornulir calon pendonor, Ada 3 jenis formulir, pendonor baru, pendonor rutin, dan pendonor rombongan. Ya tentu saja dia mengisi yang pendonor baru. Kan belum pernah donor. haha. Betapa takjubnya aku waktu ngeliat beberapa orang mengisi form donor rutin. Masyaa Allah. 

Setelah itu temanku kasih formnya ke petugas loket, nunggu panggilan. Akhirnya tiba gilirannya, dia dites goldarnya apa, terus dites HBnya. Eh, siapa nyana, dia gugur di tes pertama. Gak jadi deh donor. hehe. Setidaknya bisa tau goldarnya secara gratis. hehe.

Habis itu gantian dia yang nemenin aku nyari sebuah ruangan di lantai 2, bingung dah kita soalnya nama ruangannya gak ada yang sama dengan nama yang kita disuruh nyari. Akhirnya kita tanya ke salah satu ruangan yang berisi staff PMI disana. Dikasih tau, terus nemu lah ruangannya. Aku diminta mengisi identitas di sebuah kartu goldar yang dikasih. Setelah itu aku masuk di ruangan tadi dan ditusuklah salah satu jariku dengan sebuah alat (lebih mirip pulpen) untuk mengeluarkan darahku sesuai kebutuhan. Habis itu aku disuruh menunggu di luar kurang lebih 15 menit.

Di depan ruangan aku duduk lagi dengan temanku yang tadi. Aku dagdigdug apa golongan darahku. Kenapa aku degdegan? Haha. Karena aku takut goldarku bukan O. Kalau kenyataan demikian, maka aku anak siapa perlu dipertanyakan kembali. Apalagi wajahku tidak mirip dengan saudara-saudaraku yang lain. Hiks.

Akhirnya keluarlah hasil tesnya. Dan, taraaaaaa!!!! I'm an O, sodara sodaraaaaaaaaa!!!

Kartu golongan darahku

Seneng bukan kepalang lah. Cuma aku yang tahu perasaan ini. wkwk. Sekarang kita uda tahu goldar kita masing-masing. Jadi tau deh karakter kita cocok gak sama yang di artikel-artikel itu, apa cuma asal nulis aja. Hayoooo ^^

1 comment

Leave a Reply